Grasi sebagai beschikking merupakan buku yang membahas tentang makna grasi serta syarat dan ketentuan diberikannya grasi oleh presiden kepada terpidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap (inkracht). Sebagai bagian yang tidak terpisakan dari materi grasi, buku ini juga menyajikan konsep negara hukum sebagai dasar dalam memahami grasi pada umumnya. Diulas secara lebih mendalam, tinjauan u…
Menulis adalah kegiatan menuangkan gagasan atau pikiran ke dalam bentuk tulisan. Tulisan yang dihasilkan beragam, tergantung yang sering dibaca penulis. Kunci utama dari menulis adalah membaca. Dengan membaca pengetahuan akan bertambah. Semakin banyak buku atau artikel yang dibaca, semakin banyak ide atau gagasan yang muncul. Ide adalah gagasan dasar untuk sesuatu, dalam hal ini tulisan. Ide be…
Ihwal demokrasi lingkungan hidup yang dapat diintegrasikan ke dalam pengelolaan nasional pertambangan mineral dan batubara (minerba) di Indonesia menjadi isu yang menarik untuk dilihat dari sudut pandang Hukum Administrasi Negara. Buku ini menawarkan definisi tentang demokrasi lingkungan hidup dalam konteks nasional Indonesia sebagai salah satu landasan operasional untuk perlindungan dan pengel…
Sejak terbentuknya masyarakat manusia,maka saat itulah mulai terjadi pula evolusi terbentuknya hukum. Karena manusia adalah mahluk sosial maka manusia tidak bisa melepaskan diri dari pengaruh manusia lain. Manusia dikatakan mahluk sosial, juga dikarenakan pada diri manusia ada dorongan untuk berhubungan atau berinteraksi dengan orang lain. Ada kebutuhan sosial untuk hidup berkelompok dengan …
Traveling merupakan sebuah cara untuk menghilangkan penat atau menambah wawasan atau mengeksplorasi atau juga sebagai bentuk self-reward seseorang. Di era saat ini, traveling menjadi sebuah lifestyle bagi sebagian besar masyarakat. Kesibukan di ruang kerja dan aktivitas perkuliahan misalnya, mendesak banyak orang untuk keluar sejenak dalam rangka refreshing. Apalagi, kini di Indonesia sudah …
Dikotomi ilmu hukum normatif dan empiris seolah berbatas sekat bebatuan yang kokoh, seolah tak tertembus, yang menjebak pakar hukum baik akademik maupun praktisi untuk stag pada arogansi masing-masing. Normatif dan empiris, hanyalah persoalan episteme, pencarian makna hakikat hukum sejatinya adalah keadilan. Berdasar pada hakikat manusia sebagai pemrakarsa, pencipta dan komposer hukum, buku …