Candra belum dapat melupakan Fabian meskipun telah setahun berlalu. Setiap kali ke Bandung, selain mengunjungi makam Fabian, ia pun menapak tilas tempat-tempat penuh kenangan mereka berdua. Dia masih merasa Fabian ada di sampingnya. Setengah hatinya menyadari bahwa tindakannya ini sia-sia dan konyol. Namun, rasa tak mau kehilangan menggenggam erat hati Candra. Sebuah surat dari mendiang Fabi…