Mati Bahagia, novel Albert Camus yang diterbitkan setelah ia meninggal, ditulis ketika ia masih berusia dua puluhan awal. Dalam novel ini, Camus menampilkan lebih banyak tentang dirinya dibandingkan karya-karyanya berikutnya, yang di kemudian hari menjadi lebih kaya akan unsur-unsur mitologi. Melalui pemuda seperti patrice, Protagonis novel ini, pembaca akan mengenali Camus muda-kegemarannya…
Ardy telah mengambil segala-galanya dari kehidupan kontemporer kita—terlebih-lebih dari budaya pop. Ia berutang budi kelewat banyak kepada media massa dan kehidupan banal masyarakat urban. —Zen Hae Disaksikannya dengan mata kepalanya sendiri perubahan itu. Sebuah titik hitam, lalu sebuah pusaran. Dan satu per satu semuanya terisap. —Sebuah Kehidupan, Sebuah Pencarian, dan Akhir yang …
Perkara-perkara lama, yang tertimbun lama tapi sama sekali belum rampung, hidup kembali dalam pikirannya, tanpa kehilangan sedikit pun rinciannya. (Perjumpaan dengan Pengkhianat) Bahkan di dunia damai tetumbuhan, revolusi sosial pernah terjadi suatu ketika. (Mengapa Ilalang Berlubang) Seorang pekerja bisa kehilangan gaji sebulan dalam lima belas menit dalam permainan Mulut Kodok. (Mulut K…
"Di atas tilam yang sebagian tercerabut jalinannya, pahlawan dan tikus terbaring. Senyap mencekik trotoir dan jalan-jalan. ""Pahlawan, ceritakanlah sesuatu tentang perjuangan!"" ""Perjuangan dimana-mana sama. Mereka membutuhkan niat yang lurus pada awalnya. Menyuguhkan kekuatan usaha yang luar biasa pada pencapaiannya. Dan melakukan penyerahan diri pada hasilnya. Perjuangan tak mengenal imbalan…
Para pencerita adalah mereka yang senantiasa mencari jejak kenangan, cinta, dan luka yang tak kasatmata. Tetapi sesungguhnya tak pernah sirna dan terus tergambar dalam jejak sejarah, peradaban, dan kehidupan. Cerita-cerita Anton Kurnia dalam buku ini mendedahkan kenangan dan kesaksian yang dibalut dengan permainan hiperteks dan intertekstualitas. Serta alusi pada beragam pernik dalam khazanah k…
Cerita-cerita pendek di kumpulan ini telah berusaha dengan baik menarik lepas persoalan kecil dari satu dunia besar kemudian menjadikannya jalan masuk baru bagi pembaca untuk kembali ke dunia dari mana cerita itu berasal. —M Aan Mansyur, novelis dan penyair Celia tak pernah mengerti, mengapa Puffin tak bisa berhati-hati. Ia menyenggol perabotan ke mana pun ia pergi; gelas beradu menyentuh…
Candra belum dapat melupakan Fabian meskipun telah setahun berlalu. Setiap kali ke Bandung, selain mengunjungi makam Fabian, ia pun menapak tilas tempat-tempat penuh kenangan mereka berdua. Dia masih merasa Fabian ada di sampingnya. Setengah hatinya menyadari bahwa tindakannya ini sia-sia dan konyol. Namun, rasa tak mau kehilangan menggenggam erat hati Candra. Sebuah surat dari mendiang Fabi…
Impian Amerika mengisahkan tiga puluh orang Indonesia yang datang ke New York City dengan cita-cita dan latar belakang yang berbeda. Ada Soleman dari Madura, Sukiman dari Yogyakarta. Tengku Syakir dari Aceh. Tema novel ini adalah pekerjaan, keluarga, dan gegar budaya.
Suara kecil dari balik jendela kafe yang terkuak di sebelah kursi Aysila itu terdengar begitu lamat. Nyaris punah ditelan bising hujan. Suara yang amat dikenal Asyila dengan baik, yang begitu karib dengan hari-harinya. Setelah diam beberapa jenak untuk berpikir, Aysila menjulurkan kedua lengannya ke luar jendela, memenuhi pinta suara yang lirih itu. Ia biarkan tubuhnya ditarik dari luar dan hi…
“Dalam menyajikan kisah-kisahnya Hamsad Rangkuti selalu mampu membuat masalahnya jadi berkembang secara mengasyikkan. Ia adalah seorang storyteller dengan keberanian berpikir dan sense of humor yang kuat; kaya dengan imajinasi yang membawa surprise.” – Leon Agusta “Pengarang jujur di balik kemampuan bertuturnya. Cerpen-cerpennya selalu bertolak dari realitas problema khas negeri sed…